Senin, 01 Juni 2015

Menempatkan Blog Pertama Google

Cara Menempatkan Blog di Urutan Pertama Google

Cara Menempatkan Blog di Urutan Pertama Google

SEO adalah Search Engine Optimization, yaitu serangkaian proses yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik kunjungan melalui mesin pencari menuju situs web tertentu (biasanya Google, Yahoo!, Bing, dll.) dengan memanfaatkan mekanisme kerja atau algoritma mesin pencari tersebut. 
Tujuan dari SEO adalah menempatkan sebuah situs web pada posisi teratas, atau setidaknya halaman pertama hasil pencarian berdasarkan kata kunci tertentu yang ditargetkan. Secara logis, situs web yang menempati posisi teratas pada hasil pencarian memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung.
Singkatnya, gimana Cara Menempatkan Blog di Urutan Pertama Google. Tujuannya muncul di urutan atas si mesin pencari karena probabilitas di klik oleh para pengguna internet juga lebih tinggi. Ngaku aja deh gan, agan kalo nyari sesuatu di Google pasti ngekliknya tautan yang atas-atas. Gak mungkin kan nge-klik halaman ke 1000 sekian buat dapetin jawaban yang agan cari.
Beberapa Cara Menempatkan Blog di Urutan Pertama Google. adalah sebagai berikut :
  1. Tulislah artikel yang enak dibaca
    Kalo udah enak dibaca, pembaca akan cepet nangkep kamsud tulisan agan.
    Hindari juga:  
    a). Nulis yang kebanyakan salah spelling/grammar (kalo tulisannya pake bahasa inggris atau bahasa lain) atau salah ketik atau typo.
    b). Hati-hati di copas sama si pembaca. Nah di sini kewenangan agan nih, tulisan agan yang kece dan enak dibaca boleh dicopas sesuka hati atau harus izin dulu sama si agan.
  2. Fokus ke topik tulisan
    Jangan ngalor ngidul gan. Kalo agan lagi ngomongin makanan, tetep fokus ke makanan, jangan sampe salah fokus ke mbak-mbak jualannya yang sexy. #eh
    ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
    Kalo tulisannya kepanjangan, bikin sub judul yang terorganisasi agar pembaca gampang nyari kata kunci yang dicari dan makin ngerti sama kamsud tulisan agan.
    ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
    Hindari juga:
    Paragraf awut-awutan, sub heading awut-awutan, dan layout tulisan yang bikin pusing.
  3. Buatlah anchor text
    Anchor text adalah text yang terhubung ke link. Bisa dibilang hyperlink. Jadi, anchor text yang ada dari artikel yang agan buat makin membuat pembaca ngerti mengenai tulisan yang agan buat. 
    ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
  4. Bold/Italic pada keyword yang tepat bisa naekin traffic juga. Misal kalo agan adalah pengusaha obat, terus agan ingin produk yang muncul di Google sebagai rekomendasi paling atas (misal, rekomendasi untuk ngilangin selulit), maka agan bisa gunakan keyword yang tepat seputar selulit. ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
  5. Bikin akun sosial medianya biar banyak orang yang tau.
    Kalo ane kaga salah cek, ada yang capture blog nya dan blog tsb muncul di urutan paling atas. Sebenernya pencariannya akan lebih bijaksana kalo berdasarkan konten sih gan, bukan nama merk agan (blog/website). 
  6. Sharing di G+. Karena Google mesin pencari yang paling banyak dipake, maka bukannya tak sayang sama akun sosmed yang lain nih gan... Google lebih suka kalo agan nge-share apa pun di akun sosmed yang official punya dia. Pilih kasih sih... tapi mau gimana lagi...
  7. Nih ane share beberapa pic biar agan makin jago... ditunggu juga share-an tips2 dari para suhu lainnya... ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
    Cara Menempatkan Blog di Urutan Pertama Google

    Cara Menempatkan Blog di Urutan Pertama Google
  8. Sisanya, agan bisa pelajari di sini
Sekian tulisan tentang Cara Menempatkan Blog di Urutan Pertama Google. Semoga bermanfaat :)

Could not create Java Virtual Machine

Mengatasi Could not create Java Virtual Machine

Cara memperbaiki error Could not create the Java Virtual Machine saat menjalakan aplikasi Java.
Pernahkah anda mendapati pesan error saat menjalankan sebuah aplikasi Java ? Saya kemarin baru saja mengalaminya. Ketika ingin menjalankan sebuah aplikasi, begitu saya run, muncul pesan "error Could not create the Java Virtual Machine" seperti disamping.

Jika anda mengalami masalah yang sama seperti diatas, cobalah solusinya dengan cara ini :
  1. Buka Control Panel
  2. Pilih System
  3. Klik Advanced Systems Properties
  4. Lalu pilih Environment Variables
  5. Di System Variables, Klik new
  6. New Variable Name: _JAVA_OPTIONS
  7. New Variable Value: -Xmx512M
  8. klik OK
Nah, setelah itu cobalah lagi menjalankan apikasi java yang tadinya error. 
Semoga berhasil. :)

Cara Kerja Token Internet Banking

Memahami Cara Kerja Token Internet Banking

Tadi ga sengaja baca artikel yg cukup menarik bagi ane, keknya bagus juga kalo dishare.. hmmh, mungkin bisa nambah sdikit wawasan tentang internet banking..

Okelah, Penggunaan token berupa alat kecil semacam kalkulator untuk mengamankan transaksi internet banking kini sudah menjadi hal yang wajib. Token ini menjadi faktor tambahan dalam otentikasi yaitu untuk membuktikan bahwa anda adalah benar-benar pengguna yang sah. Mungkin ada yang bertanya-tanya bagaimana cara kerja token seperti yang dipakai situs internet banking? Bagaimana alat kecil seperti kalkulator itu bisa menghasilkan angka yang juga diketahui oleh server internet banking, padahal alat itu tidak terbubung dengan server. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan cara kerja token internet banking.

Authentication Method
Otentikasi bertujuan untuk membuktikan siapa anda sebenarnya, apakah anda benar-benar orang yang anda klaim sebagai dia (who you claim to be). Ada banyak cara untuk membuktikan siapa anda. Metode otentikasi bisa dilihat dalam 3 kategori metode:

1. Something You Know
Ini adalah metode otentikasi yang paling umum. Cara ini mengandalkan kerahasiaan informasi, contohnya adalah password dan PIN. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang mengetahui rahasia itu kecuali anda seorang.

2. Something You Have
Cara ini biasanya merupakan faktor tambahan untuk membuat otentikasi menjadi lebih aman. Cara ini mengandalkan barang yang sifatnya unik contohnya adalah kartu magnetik/smartcard, hardware token, USB token dan sebagainya. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada seorangpun yang memiliki barang tersebut kecuali anda seorang.

3. Something You Are
Ini adalah metode yang paling jarang diapakai karena faktor teknologi dan manusia juga. Cara ini mengandalkan keunikan bagian-bagian tubuh anda yang tidak mungkin ada pada orang lain seperti sidik jari, suara atau sidik retina. Cara ini berasumsi bahwa bagian tubuh anda seperti sidik jari dan sidik retina, tidak mungkin sama dengan orang lain.

Lalu bagaimana dengan metode otentikasi tradisional seperti tanda tangan di atas materai? Masuk ke kategori manakah cara itu dari ketiga metode di atas? Saya pikir tidak ada yang cocok, karena itu saya tambahkan satu lagi yaitu “Something You Can“. Cara ini berasumsi bahwa tidak ada orang lain di dunia ini yang bisa melakukan itu selain anda. Memang otentikasi dengan tanda tangan dibangun di atas asumsi itu, tidak ada yang bisa menuliskan tanda tangan anda kecuali anda. Walaupun pada kenyataannya ada saja orang yang bisa meniru tanda tangan anda dengan sangat baik, namun walaupun menyadari fakta tersebut tanda tangan di atas kertas tetap diakui sebagai bukti otentik atas siapa anda.

Two Factor Authentication
Pada aplikasi yang kritis dan sensitif seperti transaksi keuangan, satu metode otentikasi saja tidak cukup. Oleh karena itu muncul istilah 2FA (Two Factor Authentication) yang merupakan sistem otentikasi yang menggunakan 2 faktor (metode) yang berbeda. Empat metode otentikasi yang sudah saya jelaskan sebelunya dapat dikombinasikan untuk meningkatkan keamanan, salah satu contohnya adalah dengan kombinasi “something you have” berupa kartu ATM dengan “something you know” berupa PIN. Kombinasi ini merupakan kombinasi yang paling banyak dipakai.

Contoh kasus lain adalah ketika anda berbelanja di pasar modern dan membayar dengan kartu, tanpa disadari anda telah memakai lebih dari satu faktor otentikasi. Faktor yang pertama adalah “Something You Have” yaitu kartu debit/kredit anda. Faktor kedua adalah “Something You Know”, ketika anda diminta memasukkan PIN ke dalam mesin EDC. Bahkan mungkin ada faktor ketiga yaitu “Something You Can”, ketika anda diminta menanda-tangani nota pembayaran yang dicetak mesin EDC.

Internet banking juga menggunakan two factor authentication dengan mengombinasikan “something you know” berupa password dan “something you have” berupa hardware token (keyBCA atau Token Mandiri).

Password yang Dikeluarkan Token Internet Banking
Pada umumnya ada dua mode pemakaian token internet banking:

1. Mode Challenge/Response (C/R)
Ini adalah mode yang paling sering dipakai ketika bertransaksi. Dalam mode ini server memberikan challenge berupa sederetan angka. Angka tersebut harus dimasukkan kedalam mesin token untuk mendapatkan jawaban (response). Kemudian pengguna memasukkan angka yang muncul pada tokennya ke dalam form di situs internet banking. Token akan mengeluarkan kode yang berbeda-beda walaupun dengan challenge code yang sama secara periodik tergantung waktu ketika challenge dimasukkan ke dalam token.

2. Mode Self Generated (Response Only)
Dalam mode ini server tidak memberikan tantangan (challenge) apapun. Token pengguna bisa langsung mengeluarkan sederetan angka tanpa harus memasukkan challenge. Seperti mode C/R, token juga mengeluarkan kode yang berbeda-beda secara periodik tergantung waktu ketika token diminta untuk menghasilkan kode self generated.

Sebenarnya jawaban yang diberikan oleh token baik dalam mode C/R maupun Self Generated(resopnse only) tidak lain adalah password juga. Namun berbeda dengan password yang anda pakai untuk login, password yang dihasilkan token ini memiliki keterbatasan untuk alasan keamanan, yaitu:

1. Hanya boleh dipakai 1 kali
Ini disebut dengan OTP (One Time Password). Setelah suatu password dipakai, maka password yang sama tidak bisa lagi dipakai untuk kedua kalinya. Dengan cara ini tidak ada gunanya menyadap password yang dihasilkan token karena password tersebut tidak bisa dipakai lagi. Namun bila password tersebut di-intercept sehingga tidak pernah sampai ke server, maka password tersebut masih berharga karena di mata server, password itu belum pernah dipakai.

2. Hanya boleh dipakai dalam rentang waktu yang terbatas
Password yang dihasilkan token memiliki umur yang sangat terbatas, mungkin antara 3-6 menit bila umurnya habis maka password itu tidak bisa dipakai, walaupun belum pernah dipakai. Nanti akan saya jelaskan mengapa password token memerlukan umur, waktu merupakan unsur yang sangat kritikal dalam sistem ini.

3. Hanya boleh dipakai dalam konteks sempit
Bila password/PIN yang dipakai untuk login adalah password yang bebas konteks, dalam arti dengan berbekal password itu, anda bisa melakukan banyak hal, mulai dari melihat saldo, mengecek transaksi dan sebagainya. Namun password yang dihasilkan token, hanya bisa dipakai dalam konteks sempit, contohnya password yang dipakai untuk mengisi pulsa ke nomor 08123456789, tidak bisa dipakai untuk melakukan transfer dana.

Terbatasnya konteks ini disebabkan karena untuk melakukan transaksi dibutuhkan password yang diikat oleh challenge dari server, sehingga password tersebut tidak bisa dipakai untuk transaksi lain yang membutuhkan challenge code yang berbeda. Contohnya bila challenge yang diberikan server adalah 3 digit terakhir dari nomor handphone (untuk transaksi isi pulsa), atau 3 digit terakhir nomor rekening tujuan (untuk transaksi transfer). Maka password yang dihasilkan token untuk transaksi isi pulsa ke nomor 0812555111222, akan valid juga untuk transaksi transfer uang ke rekening 155887723120222. Sebab kebetulan kedua transaksi tersebut membutuhkan password yang diikat oleh challenge code yang sama, yaitu 222 (diambil dari 3 digit terakhir).

Konteks ini hanya berlaku bila password dihasilkan dalam mode C/R. Password yang dihasilkan dalam mode Self Generated, bisa dipakai dalam transaksi apa saja yang tidak meminta password dengan challenge code.

Jadi bisa disimpulkan bahwa password yang dikeluarkan token bersifat:

-Selalu berubah-ubah secara periodik
-Memiliki umur yang singkat
-Hanya bisa dipakai 1 kali
-Terbagi dalam ada dua jenis, yaitu:


>Password kontekstual yang terikat oleh challenge code dalam mode challenge/response.
>Password bebas konteks yang dihasilkan dalam mode self generated.


Proses Otentikasi

Seperti password pada umumnya, syarat agar otentikasi berhasil adalah:

password yang dikirimkan client = password yang disimpan di server

Dengan alasan keamanan jarang sekali server menyimpan password user dalam bentuk plain-text. Biasanya server menyimpan password user dalam bentuk hash sehingga tidak bisa dikembalikan dalam bentuk plain-text. Jadi syarat otentikasi berhasil di atas bisa diartikan sebagai hasil penghitungan hash dari password yang dikirim klien harus sama dengan nilai hash yang disimpan dalam server. Perhatikan gambar di bawah ini untuk lebih memahami.

Penggunaan Salt

Untuk menghindari brute-force attack terhadap hash yang disimpan di server, maka sebelum password user dihitung nilai hashnya, terlebih dahulu ditambahkan string acak yang disebut dengan salt. Perhatikan contoh berikut, bila password user adalah “secret”, maka sebelum dihitung nilai hashnya, password ditambahkan dulu salt berupa string acak “81090273″ sehingga yang dihitung nilai hashnya adalah “secret81090273″ bukan “secret”.

Perhatikan bahwa nilai MD5(“secret81090273″) adalah 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc sedangkan nilai MD5(“secret”) adalah 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69. Bila tanpa menggunakan salt, maka attacker yang mendapatkan nilai hash 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69 bisa menggunakan teknik brute force attack atau rainbow table untuk mendapatkan nilai password dalam plain-text. Salah satu contoh database MD5 online yang bisa dipakai untuk crack md5 adalah http://gdataonline.com/seekhash.php . Dalam situs tersebut coba masukkan nilai 5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69, maka situs tersebut akan memberikan hasil “secret”. Hal ini disebabkan karena situs tersebut telah menyimpan pemetaan informasi secret<=>5ebe2294ecd0e0f08eab7690d2a6ee69.

Penambahan salt “81090273″ membuat nilai hash menjadi 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc. Bila nilai ini dimasukkan dalam situs tersebut, dijamin tidak akan ada dalam databasenya bahwa nilai hash tersebut adalah “secret81090273″. Dan karena nilai salt ini dibangkitkan secara random, maka tiap user memiliki nilai salt yang berbeda sehingga tidak mungkin attacker bisa membangun database pemetaan antara plaintext dan hash secara lengkap.

Dengan penggunaan salt, maka database pengguna dalam server akan tampak seperti ini:
------------------------------------------------------------------
| Username | Salt | Password Hash |
------------------------------------------------------------------
| budi | 81090273 | 894240dbe3d2b546c05a1a8e9e0df1bc|
------------------------------------------------------------------
Field salt diperlukan ketika melakukan otentikasi. Password yang dikirimkan user akan ditambahkan dulu dengan nilai salt ini baru kemudian dihitung nilai hashnya. Nilai hash hasil perhitungan tersebut akan dibandingkan dengan field Password Hash yang ada di kolom sebelahnya. Bila sama, maka otentikasi berhasil, bila tidak sama, berarti otentikasi gagal. Secara prinsip sama saja dengan gambar di atas, hanya ditambahkan satu langkah yaitu penambahan salt sebelum dihitung nilai hashnya.

Pembangkitan One Time Password (OTP) Token Internet Banking
Apa yang saya jelaskan sebelumnya menjadi dasar dari apa yang akan saya jelaskan berikut ini. Bagaimana cara token menghasilkan sederetan angka sebagai OTP yang bisa diotentikasi oleh server? Ingat bahwa syarat agar otentikasi berhasil adalah password yang dikirim klien harus sama dengan yang disimpan di server. Ingat juga bahwa password yang dihasilkan token selalu berubah-ubah secara periodik. Bagaimana apa yang dihasilkan alat itu bisa sinkron dengan server? Padahal alat tersebut tidak terhubung dengan server, bagaimana server bisa tahu berapa nilai yang dihasilkan token? Jawabannya adalah dengan waktu. Sebelumnya sudah saya sebutkan bahwa waktu adalah elemen yang sangat penting dalam sistem ini. Server dan token dapat sinkron dengan menggunakan waktu sebagai nilai acuan.

OTP dalam Mode Self Generated (Response Only)
Saya akan jelaskan mulai dari pembangkitan OTP dalam mode self generated atau response only. Sebelumnya tentu saja, server dan token harus menyepakati sebuah nilai awal rahasia (init-secret). Nilai awal ini disimpan (ditanam) dalam token dan disimpan juga dalam tabel di server.

Ketika pada suatu waktu tertentu token diminta menghasilkan OTP tanpa challenge code, inilah yang dilakukan token:

- Mengambil waktu saat ini dalam detik berformat EPOCH (jumlah detik sejak 1 Januari 1970), biasanya dalam granularity 10 detik, sehingga nilai EPOCH dibagi 10.
- Menggabungkan init-secret dengan waktu saat ini dari langkah 1.
- Menghitung nilai hash gabungan init-secret dan waktu dari langkah 2.

Nilai hash dari langkah 3 inilah yang menjadi OTP. Namun biasanya OTP diambil dari beberapa karakter/digit di awal hash.

Bagaimana cara server melakukan otentikasi? Caranya mirip dengan yang dilakukan token, yaitu dengan menghitung nilai hash gabungan init-secret dengan waktu saat ini dan mengambil beberapa digit di awal sebagai OTP. Bila OTP yang dikirim user sama dengan OTP yang didapatkan server dari perhitungan hash, maka otentikasi berhasil.

Namun ada sedikit catatan yang harus diperhatikan terkait waktu. Untuk memberikan toleransi perbedaan waktu antara token dan server, dan juga jeda waktu dari sejak server meminta password sampai user meminta token membangkitkan token, maka server harus memberikan toleransi waktu.

Ada tiga kejadian yang perlu diperhatikan waktunya, yaitu:

1. Detik ketika server meminta password (OTP) dari user
2. Detik ketika token membangkitkan OTP
3. Detik ketika server menerima OTP dari user

Perhatikan contoh di bawah ini:

Bila diasumsikan waktu di server sama persis dengan waktu di token (jam internal token), maka kita harus perhatikan bahwa pasti akan ada jeda antara kejadian 1, 2 dan 3. Bila pada detik ke-0 server meminta password dari user, karena lambatnya akses internet, bisa jadi baru pada detik ke-30 user melihat pada browsernya bahwa dia harus memasukkan OTP dari token. Kemudian baru pada detik ke-60 token menghasilkan OTP. Pada detik ke-65 user mensubmit nilai OTP tersebut ke server dan baru tiba di server pada detik ke-90.

Karena pembangkitan OTP tergantung waktu pada saat OTP dibangkitkan, maka OTP yang dihasilkan token, adalah OTP pada detik ke-60. Sedangkan server meminta password dari user sejak detik ke-0. Bagaimana cara server melakukan otentikasi? Caranya adalah dengan memeriksa seluruh kemungkinan OTP dalam rentang waktu yang dipandang memadai, misalkan 180 detik.

Bila sistem menggunakan granularity 10 detik maka server harus menghitung nilai OTP sejak dari detik ke-0, 10, 20, 30, 40, s/d ke 180 dalam kelipatan 10 detik. Perhatikan contoh pada gambar di bawah ini. Dalam sistem ini diasumsikan OTP adalah 6 karakter awal dari MD5 gabungan. Dalam melakukan otentikasi, server harus membandingkan semua nilai OTP sejak detik ke-0 (dalam contoh ini EPOCH/10 = 124868042) hingga waktu toleransi maksimum.

Dalam contoh di atas bila user mengirimkan OTP “b1cdb9″ maka otentikasi akan berhasil ketika server menghitung nilai OTP pada detik ke-60 sejak server meminta OTP dari user.

Ilustrasi di atas hanyalah contoh, pada kenyataannya ada kemungkinan waktu antara server dan token tidak sama persis 100%, sehingga server terpaksa harus memberikan toleransi waktu tidak hanya ke depan, namun juga ke belakang. Sebab bisa jadi waktu di server lebih cepat daripada waktu di token. Sebagai contoh ketika waktu di server menunjukkan EPOCH/10=124868219, bisa jadi waktu di token baru menunjukkan EPOCH/10=1248682121 (waktu token terlambat 80 detik).

Misalkan waktu toleransi adalah 3 menit, maka server harus memberikan toleransi 3 menit ke depan dan 3 menit ke belakang relatif terhadap waktu ketika server menerima OTP dari user dan melakukan otentikasi. Ingat, waktu toleransi ini relatif terhadap waktu server melakukan otentikasi. Jadi jika server melakukan otentikasi pada EPOCH/10=600, maka server harus menghitung seluruh nilai OTP sejak EPOCH/10=420 hingga EPOCH/10=780.

Ingat penjelasan saya tentang salt sebelumnya. Kalau dibandingkan dengan OTP ini, maka nilai init-secret adalah sejenis dengan password plain-text pengguna, sedangkan salt atau tambahannya adalah waktu (EPOCH/10).

Umur OTP
Sebelumnya sudah saya sebutkan bahwa sifat dari OTP adalah memiliki umur yang terbatas. Umur ini terkait dengan waktu toleransi yang diberikan server sebesar X detik ke depan dan X detik ke belakang relatif terhadap saat server melakukan otentikasi. Bila waktu toleransi adalah 3 menit (180 detik), maka umur sebuah OTP adalah 3 menit, dalam arti bila server melakukan otentikasi tidak lebih dari 3 menit sejak OTP dibangkitkan token, maka OTP tersebut akan dianggap valid oleh server.

OTP dalam Mode Challenge/Response
Pembangkitan dan otentikasi OTP dalam mode C/R sebenarnya mirip dengan mode self-generated. Bila dalam mode self generated tambahan (salt) dari init-secret adalah waktu (EPOCH/10), dalam mode C/R ini salt/tambahannya lebih banyak. Init-secret tidak hanya ditambah dengan waktu, namun juga ditambah lagi dengan challenge.

Perhatikan gambar di bawah ini. Server melakukan penghitungan OTP untuk semua detik dalam waktu toleransinya.


Dalam mode C/R ada field tambahan yang harus digabungkan sebelum dihitung nilai hashnya, yaitu challenge. Nilai challenge ini diketahui oleh server dan juga oleh token (ketika user mengetikkan challenge ke token), sehingga baik token maupun server akan dapat menghitung OTP yang sama sehingga proses otentikasi dapat berlangsung.

Mumet Piktor
wekekekek.. pdhal tuh token kecil kaya gtu tp kerjanya canggih juga yak Culas
SUMBER

usb-serial di linux

Cara melakukan koneksi usb-serial di linux



Kadang buat konek ke suatu perangkat jaringan yg masi baru, kita perlu untuk mengkonfigurasinya terlebih dahulu, biasanya via ethernet. tapi kadang ada juga perangkat yg harus di konfig dulu melalui konsole, port yg digunakan adalah port serial. contoh perangkat yg perlu dikonfig via konsole adalah cisco router dan switch manageable. mungkin untuk melakukan koneksi via konsole dengan menggunakan windows tidaklah sulit. di tulisan ini, ane mau sedikit berbagi informasi bagaimana cara melakukan koneksi usb-serial di linux.
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
Berikut langkah-langkahnya :
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
1. install minicom
#apt-get install minicom
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
2. cek port usb
#lsusb
 outputnya

ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
3. sekarang sambungkan usb-serial ke port usb, kemudian cek port usb lg
#lsusb
 outputnya


*terdapat baris baru pada hasil lsusb, perhatikan pada baris ini
Bus 003 Device 006: ID 1a86:7523 QinHeng Electronics HL-340 USB-Serial adapter
terdapat vendor ID dan Product ID.
Vendor ID : 1a86
Product ID : 7523
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
4. untuk mengaktifkan nya gunakan perintah berikut
#modprobe usbserial vendor=0×1a86 product=0×7523


ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
5. sekarang kita cek, usb-serial kita terdeteksi di port yg mana, gunakan perintah ini
#dmesg
cari line yg berisi kata-kata USB Serial, untuk lebih jelasnya lihat gambar berikut

ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
disini usb-serialnya terdeteksi sebagai ttyUSB0
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
6. untuk usb-serial di linux, sekarang udah aktif. lalu bagaimana cara menggunakannya?
diawal tulisan ini kan kita udah menginstall minicom. itulah tool yg kita gunakan untuk melakukan remote ke device yg menggunakan sambungan usb-serial, caranya : ketikan perintah ini
#minicom -s
pilih serial port setup
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
*ketik 'a' untuk merubah device, ubah menjadi '/dev/ttyUSB0'
*ketik 'e' untuk merubah baud ratenya (secara default bernilai 9600, tetapi kita bisa merubah sesuai baud rate device yg akan kita remote), untuk device saya, baud rate nya bernilai 38400
*ketik 'f' untuk merubah flow control menjadi 'no'


selesai, sekarang tekan ESC untuk kembali ke menu awal.
selanjutnya pilih 'save setup as dfl'
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
7. terakhir pilih 'exit from minicom'
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
8. dan langkah paling akhir, saatnya kita melakukan koneksi ke device menggunakan minicom. ketik perintah berikut
#minicom

muncul tampilan seperti ini

ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon
tunggu sebentar....
dan kita sudah terhubung dengan device melalui sambungan usb-serial di linux.   :)
ASUS Fonepad Tablet 7 Inci dengan Fungsi Telepon





sekian. :)

Problem Ldap pada Server Zimbra

Problem Ldap pada Server Zimbra




Hari ini saya mencoba update kernel pada server zimbra. Update kernelnya dilakukan dari repository dan pastinya membutuhkan restart server. Nah.. ternyata setelah di restart, service zimbra nya tidak bisa UP kembali. Saya coba di aktifkan kembali secara manual juga tidak bisa dan muncul error seperti berikut :

# service zimbra start
Host test.domainku.com
Starting ldap...Done.
Failed.
Failed to start slapd. Attempting debug start to determine error.
daemon: bind(7) failed errno=98 (Address already in use)
slap_open_listener: failed on ldap://test.domainku.com:688

Setelah tanya ke om google, ternyata problem nya karena service openldapnya sudah aktif terlebih dahulu setelah dilakukan restart tadi, sehingga ldap zimbra tidak bisa aktif karena menggunakan port yang sama.

Solusinya adalah menonaktifkan service openldap yang sudah jalan, baru kemudian dicoba menjalankan kembali service zimbranya.

Untuk melihat service openldap yang sudah aktif :

# ps -ef | grep slap
openldap 1129 1 0 15:28 ? 00:00:00 /usr/sbin/slapd -h ldap:/// ldapi:/// -g openldap -u openldap -F /etc/ldap/slapd.d/
root 4660 2777 0 15:42 pts/0 00:00:00 grep --color=auto slap

Berikut cara meng-nonaktifkan nya :

# killall -TERM slapd

Setelah itu baru jalankan kembali service zimbra :

# service zimbra start
Host test.domainku.com
Starting ldap...Done.
Starting zmconfigd...Done.
Starting logger...Done.
Starting mailbox...Done.
Starting imapproxy...Done.
Starting antispam...Done.
Starting antivirus...Done.
Starting snmp...Done.
Starting spell...Done.
Starting mta...Done.
Starting stats...Done.

Saat ini service zimbra sudah kembali normal. Tulisan ini juga sebagai dokumentasi saya pribadi dan mudah-mudahan bermanfaat juga buat teman semua.

OpenVZ utk VPS

Install OpenVZ untuk layanan VPS di Linux Centos 6.0




Layanan VPS tentunya sudah sangat terkenal sejak lama, layanan Virtual Private Server (VPS) ini adalah layanan yang banyak ditawarkan oleh penyedia webhosting. Dengan memakai layanan VPS ini maka kita seolah-olah memiliki virtual server sendiri yang bisa dimanage dan mendapatkan akses root. Dengan VPS ini kita seperti sewa server colocation saja, namun hanya mendapatkan terminal access saja.

Salah satu program di linux untuk menyediakan VPS ini adalah OpenVZ, Disini saya ingin menuliskan kembali cara melakukan instalasi OpenVZ pada Centos 6.0 sebagai dokumentasi saya pribadi dan mudah-mudahan bermanfaat juga untuk teman semua.

Untuk membuat server OpenVZ ini tentunya membutuhkan spesifikasi hardware yang tinggi, semua itu tergantung ada berapa banyak virtual server yang akan dibuat didalamnya. Jadi kita harus pandai menghitung kebutuhan prosessor dan RAM yang dibutuhkan, begitu juga dengan storagenya.

Pertama kali tentunya anda harus melakukan instalasi linux centos 6.0 nya terlebih dahulu, dan jangan lupa di update patch nya pada repository yang ada. Setelah itu install juga apache dan php nya :

# yum install httpd php

OK, sekarang tahapan instalasi dari OpenVZ nya:

1. Tambahkan repository dari OpenVZ pada centos 6.0


# cd /etc/yum.repos.d
# wget http://download.openvz.org/openvz.repo
# rpm --import http://download.openvz.org/RPM-GPG-Key-OpenVZ

2. Install Kernel dari OpenVZ nya.

# yum install vzkernel
# yum install vzctl vzquota

3. Setelah selesai install diatas, dilanjutkan dengan edit file sysctl.conf

# vi /etc/sysctl.conf

tambahkan baris berikut :

net.ipv4.ip_forward = 1
net.ipv4.conf.default.proxy_arp = 0
net.ipv4.conf.all.rp_filter = 1
kernel.sysrq = 1
net.ipv4.conf.default.send_redirects = 1
net.ipv4.conf.all.send_redirects = 0
net.ipv4.icmp_echo_ignore_broadcasts=1
net.ipv4.conf.default.forwarding=1

4. Aktifkan rule baru pada sysctl yang sudah di edit tadi

# sysctl -p

5. Edit file vz.conf

# vi /etc/vz/vz.conf

Cari baris dengan option berikut dan rubah menjadi "all":

NEIGHBOUR_DEVS=all

6. Matikan feature SELinux pada Centos
# vi /etc/sysconfig/selinux

Cari baris SELINUX dan edit menjadi "disabled"

# This file controls the state of SELinux on the system.
# SELINUX= can take one of these three values:
# enforcing - SELinux security policy is enforced.
# permissive - SELinux prints warnings instead of enforcing.
# disabled - No SELinux policy is loaded.
SELINUX=disabled
# SELINUXTYPE= can take one of these two values:
# targeted - Targeted processes are protected,
# mls - Multi Level Security protection.
SELINUXTYPE=targeted

7. Install OpenVZ Web Panel untuk memanage OpenVZ nya.

wget -O - http://ovz-web-panel.googlecode.com/svn/installer/ai.sh | sh

tunggu sampai instalasi openvz web panel selesai dengan sempurna.

8. Setelah selesai, berikan permit acl untuk port 3000 pada iptables centos :

# vi /etc/sysconfig/iptables

tambahkan baris berikut :

-A INPUT -m state --state NEW -m tcp -p tcp --dport 3000 -j ACCEPT

9. Setelah itu restart service iptables nya

# /etc/init.d/iptables restart

10. Lakukan instalasi template OS untuk OpenVZ
# cd /vz/template/cache

Download semua template OS yang dibutuhkan disini :

http://download.openvz.org/template/precreated/

Contoh :

# wget http://download.openvz.org/template/precreated/ubuntu-11.04-x86.tar.gz

11. Lakukan restart pada linux centos anda
# reboot

12. Setelah selesai restart, coba buka web browser dan jalankan OpenVZ Web Panel nya.

http://localhost:3000

Untuk user defaultnya adalah "admin" dan passwordnya juga "admin"



13. Setelah berhasil Login hasilnya seperti berikut.



14. Untuk pembuatan virtual server baru, pertama-tama harus mengalokasikan IP pool nya terlebih dahulu, tinggal klik menu "IP Address" dan klik "Create IP Pool":



Misalnya dialokasikan ip untuk virtual servernya adalah 10.10.10.1 s/d 10.10.10.15 (selain IP dari server OpenVZ nya)

15. Setelah membuat IP Pool, silahkan dilanjut dengan pembuatan virtual servernya, Klik Menu di sebelah kiri yaitu "localhost" dan klik "Create virtual server"




Isi semua data yang diperlukan seperti IP, Hostname, DNS, RAM, OS Template yang ingin dibuat, dll. Kemudian klik "Create"

16. Setelah virtual server jadi, tinggal di start saja virtual server tersebut pada menu "change state" kemudian pilih "start"



17. Setelah virtual server running, kemudian bisa dicoba dengan melakukan ssh ke IP milik virtual server tersebut.

Saya rasa tidak begitu sulit untuk melakukan instalasi dan setting OpenVZ ini. Selamat mencoba.. :)

Chat Server Sendiri(Skype)

Cara Mudah Membuat Chat Server Sendiri

Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd
Udah lama gak posting nih, kasian gak pernah diupdate nih blog. Kali ini ane mau berbagi lagi tentang gimana caranya buat chat server sendiri menggunakan software bernama eJabberd. Tapi sebelum ke tutorialnya. mungkin sedikit FYI ya, eJabberd ini menggunakan protocol XMPP (Extensible Messaging and Presence Protocol) yaitu sebuah standard komunikasi real-time berbasis text,  suara maupun video dengan teknologi open XML. Jadi nantinya kita bisa pake ini buat chating, voice call, maupun video call. Semacam Skype gitu.
Oke, lanjut ke step by stepnya ya. Disini ane pake Ubuntu server 14.04 x64 sebagai OSnya.
langsung konek ke servernya dulu, (ane lebih suka pake ssh).
Step 1 - Install eJabberd
apt-get -y install ejabberd

Step 2 - Setup Admin User
ejabberdctl register admin localhost password

Step 3 - Menambahkan hak akses admin
Secara default, hostname yg digunakan oleh eJabberd adalah localhost , nanti bisa diganti kok tenang aja.
contohnya : ane mau ngasi hak akses admin ke user admin yg tadi udah didaftarkan. yaitu "admin@localhost" . Buka file yang ada disini /etc/ejabberd/ejabberd.cfg , cari bagian ini :
%% Admin user
{acl, admin, {user, "admin", "localhost"}}.

%% Hostname
{hosts, ["localhost"]}.

Setelah itu, restart service ejabberd :
service ejabberd restart

Step 4 - Administrasi Server eJabberd
Setelah servernya jadi, sekarang akan kita buat user-user account nya. Akses admin page dari eJabberd nya dari browser dengan alamat http://ipserverejabberd:5280/admin Kemudian login dengan user admin yang tadi sudah dibuat.
Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd


Setelah login akan tampil halaman admin seperti ini
Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd

Menambahkan user baru
Klik Virtual Hosts -> localhost -> Users 
Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd

Step 5 - Setting XMPP Client
Server xmpp udah jadi, user juga udah dibuat. sekarang saatnya kita coba dengan xmpp client nya di komputer user. Untuk xmpp client, ane pakenya Jitsi. Sebenernya banyak pilihan untuk xmpp clientnya. ane pilih jitsi karena bisa cross platform antara linux dan windows. soalnya banyak user yg pake ubuntu dan windows. Install Jitsi. kalo udah kita mulai setting client nya.
- Buka jitsinya.
- Klik menu option > add new account
   Pilih jenis Networknya yang XMPP lalu masukan username dan passwordnya.
Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd
Klik advance, lalu muncul tampilan seperti dibawah ini 
Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd
Centang bagian Override server default option, kemudian isi bagian server dengan alamat server eJabberd nya. Kalo udah klik NEXT. 
Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd
Terakhir klik Sign in. jika muncul pop up seperti ini, klik "Continue anyway"
Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd
Dan inilah tampilan nya setelah login, bisa untuk chat dan yang lain lain.(voice call / video call)


Membuat Chat Server Mengunakan eJabberd


Cara ini ane kira bisa menjadi solusi untuk menghemat cost IT, dengan membuat server chat sendiri. kita bisa mengunakannya untuk telepon, video chat, tanpa terhubung internet. yang penting saling terkoneksi di jaringan internal aja.

SUMBER

http://kumpulantutorialvps.blogspot.com/2014/06/cara-mudah-membuat-chat-server-sendiri.html