Senin, 14 Januari 2019

ZenOs setting

Jumat, 17 Oktober 2008

linux-Zenoss


Zenoss adalah salah satu software yang digunakan untuk memonitoring jaringan. Selain memonitoring jaringan software ini juga dapat mengirimkan tanda alert(peringatan), serta memberikan report pada adminnya.Fungsinya mirip dengan Cacti dan MRTG. Dikatakan mirip, karena sama-sama digunakan untuk monitoring infrastruktur dan komponen IT, bedanya, masing-masing tools membawa foskusnya, sehingga akan menonjol disuatu sisi.

Nerwork Map

Zenoss adalah implementasi monitoring dengan Google Map. Tujuannya? Hanya sebagai visualisasi kondisi link tingkat regional. Untuk visualisasi antar wilayah dalam kota, kecuali ada yang mau bersusah payah mengupload hasil trace lokasi dalam kota. Setelah kita berhasil menambahkan device ke Zenoss, sekarang kita tentukan lokasinya di Map.
  • Sebelum kita bisa menggunakan fitur Google Map, terlebih dahulu kita harus mendaftarkan diri untuk mendapatkan API key Google Map. Ikuti petunjukknya di http://www.google.com/apis/maps/signup.html. Jika berhasil kita akan mendapatkan API key yang nampak seperti:
ABQIAAAAYjMOJ_PVyaXhj_JVLnP8IxRTBLkZNFz3QPPn38VHSgnssik1DhQKpaY4WQ1O_yO5NKBqSMHa3CEz1A
Setelah itu pada panel menu sebelah kiri, kita pilih Settings, dan kita kopi-pastekan kode tersebut di bagian Google Maps API Key:


Lalu klik Save.
  • Selanjutnya, untuk setup map, pada panel menu di sebelah kiri, di bagian Browse By, kita pilih Locations.


Pada bagian ini ditampilkan beberapa lokasi yang sudah kita buat pada saat penambahan device. Dalam contoh, ada 7 lokasi contoh yang saya gunakan, yaitu Bali, Bandung, Medan, dan seterusnya
  • Misal yang akan kita setup Map nya adalah Surabaya, kita klik Surabaya pada menu.



Dalam contoh ini, saya memiliki dua sub lokasi di Surabaya, yaitu Graha Pena dan Wisma Dharmala. Pada beberapa setup yang lain, mungkin sub lokasi ini ada atau tidak ada. Sub lokasi ini kita setup pada saat penambahan device, dan untuk membedakan lokasi-lokasi saja. Tentu saja hal ini tergantung sepenuhnya kepada masing-masih admin Zenoss. Nah, karena yang mewakili Surabaya dalam hal ini adalah Wisma Dharmala, kita klik untuk menampilkan device yang ada di lokasi

Pada bagian bawah Summary, terdapat dua menu yang bisa diedit, yaitu Description dan Address. Kita klik Edit pada bagian Address dan kita isikan nama kota Surabaya seperti di bawah ini:
setelah itu klik save
untuk melihat hasilnya ,kita klik tab map:



Pada gambar, untuk link yang utilisasinya rendah, akan digambarkandengan garis hijau. Jika utilisasi cukup tinggi, akan digambarkan dengan garis kuning, sedangkan untuk link putus, akan berubah menjadi merah, seperti gambar atas.
Pada gambar tampak utilisasi dari Yogyakarta ke Magelang masih cukup rendah sehingga gambar garis berwarna hijau, sedangkan untuk link dari Yogyakarta ke Jakarta, utilisasi link cukup tinggi sehingga garis digambarkan berwarna kuning. Dan untuk link dari Yogyakarta ke Surakarta sedang down, maka link digambarkan berwarna merah. Pada icon Yogyakarta, digambarkan sebagai bulatan berwarna kuning, hal ini menunjukkan adanya warning yang tercatat pada log event-nya.

Tanda dan Alert Yang Diberikan Oleh Zenoss


Pada Zenoss kita dapat memonitoring semua perangkat apabila ada salah satu perangakat yang MATI, DOWN, atau bias juga mengalami KERUSAKAN. Tanda yang di berikan loeh zenoss yaitu berupa warna-warna sebagai berikut :
· Apabila tanda alert berwana Merah artinya Maka Down atau mati apabila ada perangkat yang down atau mati maka zenoss akan memberikan tanda berwarna merah.
· Apabila tanda alert berwarna Biru maka artinya bahwa SNMP pada perangkat tersebut error.
· Apabila tanda alert berwarna Orange maka artinya bahwa SNMP pada perangkat tersebut failure.
· Apabila tanda alert berwarna Kuning maka artinya IP pada perangkat failure.
· Apabila tanda alert berwarna Abu-abu maka artinya keadaan perangkat dalam keadaan mendekati down.
· Dan apabila tanda alert berwarna Hijau maka artinya bahwa semua dalam keadaan baik-baik saja atau up.
Add Device Secara Manual

Setelah berhasil menginstall Zenoss. Menambahkan device di Zenoss. Zenoss memiliki kemampuan untuk mengkonfigurasi monitoring yang dibutuhkan untuk sebuah sistem. Bagaimana cara menambahkan deviice pada software zenoss.
  • Login ke server Zenoss kita. Login screen akan nampak seperti ini
Masukkan password admin seperti pada saat instalasi awal.
  • Pada bagian panel menu sebelah kiri, di section Management, klik menu Add Device. Kita akan dibawa ke sebuah screen untuk mengisikan informasi yang dibutuhkan untuk menambahkan sebuah host ke dalam sistem monitoring. Berikut ini tampilan dan contoh isiannya:




Keterangan:
  • Pada bagian Device Name, kita isikan ip address dari host yang akan kita tambahkan, atau hostname-nya. Dalam contoh ini, kita isikan sebagai locahost atau bisa juga 127.0.0.1.
  • Pada bagian Discovery Protocol, secara default adalah snmp. Kita biarkan variablenya demikian karena memang kita akan menggunakan SNMP untuk memonitoring host tersebut.
  • Pada bagian Device Class Path, terdapat menu drop down. Di sini kita bisa memilih class untuk host yang sedang kita tambahkan ini. Karena host tersebut adalah sebuah server Linux, maka saya memilih /Server/Linux.
  • Untuk Snmp Community kita isi dengan public, seperti yang telah kita setup di snmpd.conf di atas. Sedangkan port nya secara default adalah 161 (port default SNMP).
  • Pada bagian HWManufacturer juga terdapat menu drop down. Di sini kita bisa memilih berbagai merk manufacture. Di sini saya memilih Ubuntu. Begitu juga pada menu drop down OS Manufacturer. Sedangkan pada bagian OS Product secara otomatis akan di tampilkan satu menu drop down yang isinya adalah versi kernel yang digunakan host.
  • Untuk menu drop down Location Path, karena ini adalah instalasi baru, maka menu tersebut akan kosong. Untuk menambahkan, kita isikan di bagian New Location lalu klik button Add. Dalam contoh ini saya menambahkan /Yogyakarta/Wisma Hartono.
  • Hal yang sama juga berlaku di menu Group. Dalam contoh saya menambahkan group /Server/Monitoring.
  • Untuk Status Monitor dan Performance Monitor kita biarkan dengan nilai defaulnya, kecuali jika kita memiliki server untuk status monitor dan performance di host yang berbeda.
  • Klik button Add Device.
Pada saat kita klik Add Device, Zenoss akan mengumpulkan semua informasi yang didapat melalui SNMP. Prosesnya dapat kita lihat di screen berikutnya yang nampak kira-kira seperti ini:
o Setelah di add, kita bisa melihat daftar host yang ada di monitoring system. Di panel sebelah kiri, kita pilih menu Device List:

o Jika kita tidak bingung dengan penamaan id-nya, kita bisa menggantinya. Dengan Caranya:
o Klik nama Device Id yang akan kita ganti id-nya, di menu Device List
o Pada tanda panah kecil di sebelah tulisan Status, klik untuk mengeluarkan menu drop down-nya, lalu pilih Manage, lalu pilih Rename Device.

o Kemudian akan muncul sebuah window kecil dengan tulisan "Change the name of this device", dan pada kolom ID, kita tuliskan nama baru. Dalam contoh ini, kita berikan nama "Network Moniroting System". Klik Ok.


o Hasilnya bisa kita konfirmasi di Device List:


Cara Menginstallasi Zenoss

Langkah pertama anda harus masuk ke website zenoss terlebih dahulu www.zenoss.com kemudian download softwarenya sesuai dengan os yang digunakan seperti ubuntu dan fedora, kemudian download dan simpan direktory yang anda inginkan.
  • Setelah anda dowload masuk ke directory,dimana anda menyimpan file yang telah anda download menggunakan command line.
$ cd /
  • Buat installer bekerja menggunakan command line dengan cara.
$ chmod +x ./zenoss*.bin
  • Buatlah installer menjadi rootjika anda menggetahui password root anda gunakan su command .
$ su root -c ./zenoss*.bin
  • Jika nada tidak menggetahui password root anda, gunakan sudo command.
$ sudo ./zenoss*.bin
Installer akan memberikan promp untuk mengikuti informasi basic konfiguasi stratup.
· Lokasi installasi (default/usr/local/zenoss)
· Gunakan password root untuk MySQL
Jika komputer anda sudah running program akan mengalami konflik dengan zenoss networking configuration, anda akan lihat additional prompts untuk memilih alternative port number.
Jika anda sudah menggunakan 8080, anda akan menjadi prompt installasi port baru. Seperti contoh jika nada menginstall dilokal computer anda, anda memilih port 8888 sebagai port baru untuk Zope server anda harus menggunakan url: http//localhost:8888. Begitu juga dengan port 8080, jika anda menggunakan port 8080 untuk zenoss anda, anda harus menggunakan url: http//localhost:8080 untuk bias login di zenoss.
Setelah installer lauching, maka innisial zenoss akan muncul pada screen appears.







Klik button forward untuk melanjutkan installasi zenoss, kemudian akan muncul box installation folder yaitu dimana anda akan memilih lokasi untuk menyimpan folder zenosss yang akan diinstall.

Kemudian klik button forward untuk melanjutkan installasi zenoss, dan akan muncul box MySQL Credentials dimana anda akan disuruh memasukan MySQL root password.

Kemudian akan muncul box installing dan tunggu instalasi zenoss pada komputer anda sampai selesai hingga mencapai 100%.


Setelah installasi selesai klik button finish untuk mengakhiri insatalasi. Dan kita sudah bisa Login pada zenoss yang telah kita install.

ZenOs

Kegunaan Zenoss


 

Zenoss adalah salah satu program yang digunakan untuk memonitoring jaringan. Selain itu software ini juga dapat mengirimkan tanda alert (peringatan), serta memberikan report pada penggunanya. Fungsinya mirip dengan Cacti dan MRTG. Dikatakan mirip, karena sama-sama digunakan untuk monitoring infrastruktur dan komponen IT, bedanya masing-masing tools membawa foskusnya, sehingga akan menonjol disuatu sisi. Semua komputer yang ada dalam jaringan dapat dimonitor secara bersamaan baik yang dijalankan pada platform Windows. Semua Aktivitas devices dapat ditampilkan dalam bentuk text maupun dalam bentuk grafik, dan yang paling terpenting aktivitas ini bisa dimonitor dari semua tempat karena aplikasi Zenoss dijalankan dengan berbasis web. 

Jika mau mencoba programnya,silahkan klik download

Monitoring server dg raspberry

MONITORING SUHU VIA WEB/INTERNET (RASPI + USB-TC101 + MONGOOSE)

raspi_web_monitor_suhu
Pada tulisan sebelumnya telah dibahas mengenai instalasi web server ringan Mongoose pada sistem Raspberry Pi. Diberikan pula contoh skrip HTML sederhana dan program CGI sederhana sekedar untuk menguji apakah web server berfungsi dengan baik ataukah tidak. Nah, sekarang mari kita membuat aplikasi web sederhana dengan tampilan seperti pada screenshot di samping ini.
Aplikasi web ini melibatkan modul USB-TC101, yakni modul sensor suhu LM35 dengan antarmuka USB yang dilengkapi dengan sebuah output driver pemanas berupa TRIAC ditambah dengan sebuah mini buzzer untuk alarm. Beberapa tulisan mengenai aplikasi modul USB-TC101 pada Raspberry Pi dapat Anda baca pada halaman Membuat Data Logger Suhu, Membuat Alarm Suhu Ruang Server dan Membuat Kontroler Suhu Dilengkapi Overheated Alarm dan Data Logger.
Modul USB-TC101 memiliki sebuah command-line tool usbtc101c yang dapat digunakan untuk membaca suhu dan mengontrol output melalui command prompt (shell). Perintah $sudo ./usbtc101c SUHU akan mengembalikan string dengan data nilai suhu yang diukur oleh LM35 pada modul USB-TC101. Dengan menggunakan perintah yang sama kita bisa membaca suhu dan menampilkannya secara online melalui web/internet dengan bantuan web server.
Nah, berikut adalah listing skrip BASH termometer.cgi yang akan menampilkan data suhu dengan interval refresh 3 detik.

TERMOMETER.CGI

 1
 2
 3
 4
 5
 6
 7
 8
 9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
#!/bin/bash

echo $'Content-type: text/html\r\n\r\n'
echo "<!doctype html>"
echo "<html>"
echo "<head>"
echo "<title>USB-TC101 WEB TEMPERATURE MONITORING</title>"
echo $'<meta http-equiv="refresh" content="3">'
echo "<h1>Temperature Monitoring</h1>"
echo "<h2>Raspberry Pi + USB-TC101 + Mongoose Web Server</h2>"
echo "<hr>"
echo "</head>"
echo "<body>"
datasuhu=$(sudo ./usbtc101c SUHU)
IFS=' '
set $datasuhu
echo "<br><br>"
echo "<h1>Temperature = $3 C</h1>"
echo "<br><br><br><hr>"
echo "<strong>This page is automatically refreshed within 3 seconds.</strong>"
echo "<br>http://raspi.teknikelektrolinks.com - raspi@teknikelektrolinks.com"
echo "</body>"
echo "</html>"
Baris ke-8 pada skrip di atas menyatakan bahwa halaman akan di refresh secara otomatis setiap 3 detik.
Baris 14-16 digunakan untuk mengambil data suhu. Pada suhu 27.0, variabel datasuhu akan berisi data string “SUHU = 27.0”. Untuk mendapatkan nilai suhunya saja, maka terlebih dahulu string ini dipisahkan menjadi 3 bagian dengan melakukan parsing dengan delimiter spasi. Baris perintah 15 dan 16 akan menghasilkan 3 variabel yakni $1=”SUHU”, $2=”=” dan $3=”27.0”. Data pada variabel $3 ditampilkan di halaman web oleh perintah pada baris 18.
Nah, sangat mudah bukan? Pada kesempatan lain inysa Allah akan kami sampaikan hasil eksperimen aplikasi web yang lebih menarik seperti pengontrolan peralatan listrik via web dan kontroler suhu via web.

DOWNLOAD

Anda bisa mendapatkan skrip termometer.cgi lengkap dengan file aplikasi web server mongoose versi Raspi secara gratis melalui link berikut ini:
download_button
Selamat belajar dan selamat berkarya!

Selasa, 08 Januari 2019

Aplikasi kantin dg barcode

APLIKASI SCAN BARCODE MAKAN DI KANTIN DENGAN PHP, MARIA DB DAN BOOTSTRAP 3






Pada kesempatan kali ini saya akan membagikan Aplikasi scan barcode makan di kantin dengan PHP, MariaDB dan Bootstrap 3 secara gratis, aplikasi ini saya buat untuk mengetahui jumlah aktual karyawan yang makan di kantin dengan scan barcode berdasarkan nik karyawan pada perusahaan manufacturing di daerah cikarang.

Jadi tidak ada kejadian karyawan bisa makan siang 2 kali dan tidak ada yang namanya manipulasi data sebab semuanya real berdasarkan scan barcode, aplikasi ini saya buat menggunakan:
  • Niat (Ini Paling Penting, tanpa niat tidak akan bisa selesai aplikasi ini saya buat)
  • PHP Native Versi 7.1.0
  • Framework CSS Bootstrap
  • Database Maria DB.
  • Admin Template Miminium

Untuk kemudahan untuk CRUD saya buat modal popup jadi sangat memudahkan user. Aplikasi ini gratis, bisa anda modifikasi dan bisa anda kembangkan karena aplikasi ini GRATIS alias FREE, berikut ini tampilan screenshoot dari aplikasi yang saya buat.


  • Halaman Index


  • Halaman Login



  • Halaman Dashboard



  • Halaman Karyawan



  • Cetak Barcode Karyawan



  • Hapus Data Karyawan



  • Edit Data



  • Detail Admin




Begitulah tampilan aplikasi yang saya buat, untuk DEMO dan DOWNLOAD source code nya anda bisa ke link berikut ini



Link download sudah saya berikan  sekarang anda bisa mengembangkan aplikasi kantin ini untuk keperluan di perusahaan anda maupun untuk pembelajaran, Bila anda ingin mengapresiasi karya saya, silahkan sodaqohkan sebagian harta anda untuk orang yang membutuhkan karena harta yang di bagi tidak akan berkurang melainkan akan terus bertambah dan bertambah.

Begitu juga ilmu bila kita membagikan ilmu maka ilmu yang kita dapatkan tidak akan berkurang melainkan semakin bertambah dan semakin luas.

Silahkan di coba dan dipelajari, semoga aplikasi ini bisa berkah untuk saya dan anda semuanya.

Selasa, 01 Januari 2019

Scrip backup database

Memanfaatkan Crontab untuk backup database MySQL secara otomatis

https://gosigitgo.wordpress.com/2010/03/29/memanfaatkan-crontab-untuk-backup-database-mysql-secara-otomatis/
Pada postingan saya sebelumnya, telah sedikit dijelaskan mengenai crontab, dan sekarang kita akan mencoba memanfaatkan crontab + shell scripting di linux (ubuntu) untuk membuat penjadwalan backup database MySQL (backup database secara otomatis). Berikut langkah-langkahnya :
1. Buat sebuah file (linux shell scripting) yang melakukan dump/backup database bernama test, misalnya file bernama backup_auto.sh dan disimpan di /home/sigit/
tgl='date +%Y%m%d_%H%M%S';
name=backup_test_$tgl.sql ;
mysqldump -uroot -ppass test > /home/sigit/$name;
baris 1 adalah kode membuat format penamaan file backup (berdasarkan tanggal).
baris 2 adalah kode membuat format file backup.
baris 3 adalah kode untuk membackup database mysql bernama test.
Contoh file hasil backup adalah : backup_test_20100330_210000.sql (Backup tanggal 30 Maret 2010 pukul 21.00).
2. Langkah selanjutnya yaitu men-set file backup_auto.sh sebagai executable file.
sudo chmod +x /home/sigit/backup_auto.sh
3. Langkah terakhir yaitu setting crontab untuk menjalankan file backup_auto.sh berdasarkan jadwal yang di tentukan.
sudo crontab -e
buat jadwal seperti berikut :
0 21 * * 1-5 /home/sigit/backup_auto.sh 2>&1 >> /home/sigit/backup_auto.log
Maksud dari contoh diatas adalah kita membuat jadwal eksekusi backup_auto.sh (file eksekusi backup database test secara otomatis) pada setiap hari kerja (senin-jumat) pukul 21.00 dan menyimpan log/catatan ke file backup_auto.log untuk memeriksa aktivitas dan memudahkan pemeriksaan jika terjadi trouble saat eksekusi .
Demikian posting kali ini. Semoga membantu