Kumpulan Tutorial Kito

Senin, 27 Januari 2020

BI-rstudio


https://github.com/QuantumObject/docker-rstudio
https://ropenscilabs.github.io/r-docker-tutorial/02-Launching-Docker.html
Dockerfile to be use to build image for docker container with RStudio https://rstudio.quantumobject.org/
  •  106 commits
  •  1 branch
  •  0 packages
  •  0 releases
  •  1 contributor
DockerfileShell
Branch: master 
Find file
Clone or download 
@angelrr7702
angelrr7702 Update Rstudio 1.2.5033 
Latest commit32072979 days ago
TypeNameLatest commit messageCommit time
.dockerignoreCreate .dockerignore5 years ago
DockerfileUpdate Rstudio 1.2.50339 days ago
README.mdUpdate RStudio 1.2.50339 days ago
rserver.shUpdate rserver.sh4 years ago
startup.shUpdate startup.sh4 years ago

 README.md

docker-rstudio

Docker container for RStudio Server 1.2.5033 with R 3.5.2
"RStudio is an integrated development environment for R. It includes a console, syntax-highlighting editor that supports direct code execution, as well as tools for plotting, history, debugging and workspace management."

Install dependencies

  • Docker
To install docker in Ubuntu 18.04 use the commands:
$ sudo apt-get update
$ sudo wget -qO- https://get.docker.com/ | sh
To install docker in other operating systems check docker online documentation

Usage

To run container use the command below:
$ docker run -d -p 8787:8787 quantumobject/docker-rstudio
This will create docker-rstudio container with login/password guest/guest.
To access it and configured the container :
$ docker exec -it container-id /bin/bash
Them to change guest password :
$ passwd guest
$ exit
or you can remove guest user and create a new user:
$ deluser guest
$ adduser new_user
$ exit
In the same way you can add additional users without deleting other users.

Accessing the RStudio Server applications:

After that check with your browser at addresses plus the port 8787:
  • http://host_ip:8787/
note : It was created by using quantumobject/docker-baseimage and installing the package R and RStudio Server from rstudio.com . RStudio is a trademark of RStudio, Inc.
Diposting oleh tutorial kito di 01.29 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

Minggu, 26 Januari 2020

MYSQL-itop error db ignore

Mengatasi error "Ignoring query to other database" di MySQL



Jika anda sedang mengakses command mysql dan anda sedang menjalakan perintah sedangkan hasilnya terdapat warning seperti di bawah ini :


Maka yang harus anda lakukan adalah keluar dari command mysql


Dan login kembali dengan perintah seperti di bawah ini :


Setelah berhasil login maka anda bisa menjalankan command mysql seperti biasa 


:D
Diposting oleh tutorial kito di 23.44 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

MYSQL-remote DB

Mengaktifkan akses remote database MySQL

Kalau biasanya kita mengelola database MySQL dari localhost dalam VPS lewat SSH maka ada kalanya kita perlu mengaksesnya dari luar server, istilahnya remote access. Mungkin diperlukan untuk sekedar mengakses MySQL dari lokasi yang terpercaya atau memang VPS tadi adalah didedikasikan sebagai database server. Apapun alasan anda caranya sama kok. 🙂
Langsung saja ya, pertama kita perlu mengedit file konfigurasi MySQL. Jadi jalankan perintah berikut:
nano /etc/mysql/my.cnf
Geser kebawah sampai anda menemukan bagian [mysqld] dan hilangkan simbol komentar (#) di awal kode – kode dibawah:
bind-address        = 127.0.0.1    
bind-address        = 192.168.8.18
Dimana baris pertama adalah setting agar kita bisa masuk ke MySQL dari localhost dan baris kedua menentukan alamat IP servernya.
Setelah itu mari kita berikan hak akses user MySQL agar bisa terhubung dari luar VPSnya:
GRANT ALL PRIVILEGES ON *.* TO 'nama_user'@'%' IDENTIFIED BY 'kata_sandi' WITH GRANT OPTION;
Saya jelaskan dulu beberapa bagian:
  • nama_user merupakan username MySQL yang anda ingin gunakan untuk remote access databasenya.
  • % fungsinya sebagai wildcard, jadi semua alamat IP yang berusaha tersambung akan diijinkan. Ini sebenarnya tidak aman, saya anjurkan kalau anda memiliki alamat IP statis ganti ke alamat IP anda.
  • kata_sandi pastinya adalah password user diatas.
Setelah itu restart MySQL
service mysql restart
Anda bisa mencoba membuka koneksi ke VPS tersebut dengan eksekusi perintah berikut:
mysql -u nama_user -h 192.168.8.18 -p
Kalau gagal harap anda cek setting firewall di VPS asal dan VPS tujuan, kadang diblokir port default MySQL (3306) kalau tidak dikenali dalam aturannya.
Selesai. Semoga bermanfaat. 

Setting user fendi akses remote
root@PRD-ITOP:~# mysql -v -u root -p
Enter password:
Welcome to the MySQL monitor.  Commands end with ; or \g.
Your MySQL connection id is 40
Server version: 5.5.62-0ubuntu0.14.04.1 (Ubuntu)

Copyright (c) 2000, 2018, Oracle and/or its affiliates. All rights reserved.

Oracle is a registered trademark of Oracle Corporation and/or its
affiliates. Other names may be trademarks of their respective
owners.

Reading history-file /root/.mysql_history
Type 'help;' or '\h' for help. Type '\c' to clear the current input statement.

mysql> grant select on dbitop_yg.* to 'fendy'@'%' identified  by '129djk21';
mysql> quit;
Writing history-file /root/.mysql_history
Bye
root@PRD-ITOP:~# service mysql restart

Diposting oleh tutorial kito di 22.53 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

MV-move file tertentu


Assalamualaikum Warrahmatullahi Wabarakatuh
Halo gan, setelah sekian lama akhirnya sempat nulis lagi. Kali ini saya akan sharing mengenai tips dan trick cara memindahkan di linux.
Untuk pengguna linux khususnya system administrator, pasti akan sangat sering menggunakan Command Linux (Terminal). Baik itu untuk keperluan monitoring server, maintenance, deployment, instalasi, dll. Terlebih lagi jika Linux tersebut digunakan untuk Server, maka hampir semua server linux tersebut tidak menggunakan GUI alias Full command linux (console).
Pertanyaan berikutnya adalah apakah di linux console bisa melakukan management file seperti memindahkan, menghapus, mendelete, dan sebagainya? Lalu jika bisa apakah bisa sama seperti windows, kita memindahkan file berdasarkan apa yang kita inginkan, misalnya kita ingin memindahkan file/folder tahun lalu saja, atau yang ada hurufnya a saja, dsb?
Tentu bisa sekali. Berikut akan saya bahas beberapa command line linux yang terkait dengan memindahkan file.
1. Memindahkan semua file atau folder dalam suatu folder ke tempat lain
mv /root/lokasifolderanda/* /folder/tujuan/anda/
Misalnya anda punya banyak file di folder /home/yupi/Downloads/ dan ingin di pindahkan ke /root/tujuan/, maka command nya adalah sebagai berikut:
# mv /home/yupi/Downloads/ /root/tujuan/
2. Memindahkan file atau folder yang berextensi tertentu
mv /root/lokasifolderanda/*.jpg /folder/tujuan/anda/
Misalnya anda ingin memindahkan folder yang berextensi .png le folder /root/tujuan/, maka command nya adalah:
# mv /home/yupi/Downloads/*.png /root/tujuan/
3. Memindahkan file atau folder yang memilki karakter tertentu di subjeknya
mv /root/lokasifolderanda/*karakter* /folder/tujuan/anda/
Misalnya anda ingin memindahkan file di /home/yupi/Downloads/ yang memiliki judulnya memiliki kata-kata TahuBulat di judulnya, entah itu ada di tengah, awal, atau akhir nama. Dan ingin dipindahkan ke /root/tujuan/. Maka command nya adalah seperti di bawah ini:
# mv /home/yupi/Downloads/*TahuBulat* /root/tujuan/
4. Memindahkan file yang berisi kata-kata tertentu
grep -rli <your match pattern> * | xargs mv -t <target directory>
Misalnya anda memilki banyak file Notepad di di /home/yupi/Downloads/ tapi anda ingin memindahkan file yang isi file nya ada kata “aku ganteng”, maka command nya adalah sebagai berikut:
# grep -rli “aku ganteng” * | xargs mv -t /root/tujuan/
5. Memindahkan file atau filder berdasarkan waktu modifikasinya
find /lokasi/folder/anda -mtime -60 -exec mv -t /root/tujuan/ {} +
Misalnya anda memiliki banyak file di /home/yupi/Downloads/ tapi anda ingin menyimpan file selama 30 hari kebelakang. Berarti file yang lebih lama dari 30 hari akan dipindahkan ke /root/old-files/. Maka command nya:
# find /home/yupi/Downloads/ -mtime -60 -exec mv -t /root/old-files/ {} +
Sekian sharing mengenai Tips Memindahkan File di Linux, semoga bermanfaat untuk pembaca. jangan lupa untuk share ke teman-teman yang membutuhkan supaya bisa bermanfaat untuk banyak orang.
Diposting oleh tutorial kito di 22.24 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

MOUNT-aouto mount centos7

Auto-mount Samba Share with Autofs (Centos 7)

Halo guys, kali ini saya akan membahas bagaimana melakukan mount direktori yang di share oleh samba secara otomatis menggunakan autofs. Sebelum melanjutkan tutorial, ada hal yang perlu anda persiapkan yaitu:
  • linux client (saya menggunakan centos, dengan ip 192.168.56.6.3)
  • samba server (saya menggunakan centos, dengan ip 192.168.56.2, dan direktori yang akan di share berada di 192.168.56.2/secured). Oiya jika anda belum tau bagaimana cara mengkonfigurasi samba server, silahkan anda baca kedua artikel berikut ini :
    • http://rizalubuntu.blogspot.co.id/2017/08/configure-samba-server-di-centos-7-part.html
    • http://rizalubuntu.blogspot.co.id/2017/09/configure-samba-server-di-centos-7-part.html
Jika kedua hal tersebut sudah siap, berikutnya kita akan melakukan konfigurasi agar direktori yang di share oleh samba ter mount otomatis di client. Konfigurasi hanya dilakukan di sisi client saja, tidak perlu ada konfigurasi tambahan pada server samba yang telah di konfigurasi sebelumnya. Berikut langkah-langkahnya:

  • install autofs : sudo yum install autofs
  • pada artikel ini, saya akan me mount direktori yang di share oleh samba ke /mnt/samba_share
  • selanjutnya edit file /etc/autofs.master, tambahkan di akhir file
    • /mnt /etc/auto.cifs
  • maka, isi dari file /etc/auto.master adalah sebagai berikut:
  • selanjutnya, kita akan menkonfigurasi file /etc/auto.cifs, isinya adalah sebagai berikut: samba_share -fstype=cifs, rw, uid=1000, gid=1000, username=sambauser, password=123456, forceuid, forcegid ://192.168.56.2/secured
  • berikut penjelasan dari konfigurasi di atas:
    • samba_share = mount point
    • -fstype=cifs, jenis file system yang digunakan
    • rw, singkatan dari read dan write, artinya jika kita menambahkan opsi ini user dapat melakukan read dan write
    • uid = 1000, uid yang digunakan sama dengan uid user yang digunakan pada client (user rizal memiliki uid=1000)
    • gid = 1000, gid yang digunakan sama dengan gid user yang digunakan pada client (group rizal memiliki gid=1000)
    • username, username yang sudah terdaftar di server untuk mengakses direktori yang sudah di share
    • note: anda dapat melihat uid dan gid pada file /etc/passwd
  • selanjutnya buat direktori untuk mount point: sudo mkdir -p /mnt/samba_share
  • langkah terakhir, enable dan restart autofs:
    • sudo systemctl enable autofs
    • sudo systemctl restart autofs
  • berikut adalah hasilnya, jika anda restart komputer client, autofs akan langsung melakukan auto-mount.

Demikian artikel kali ini, mohon maaf apabila ada kesalahan. Terima kasih sudah membaca …
referensi:
https://help.ubuntu.com/community/Autofs
Posted by rizalubuntu at 1:04 AM 
Diposting oleh tutorial kito di 20.18 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest

RHEL-subscription aktifasi

RHEL: HOW TO ACTIVATION SUBSCRIPTION EVALUATION RHEL 7.2

5:37:00 PMhttps://helmibawadzir.blogspot.com/2017/09/rhel-how-to-activation-subscription.html

السَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ

Hi.

Menepati janji saya untuk share how to activation subscription pada Red Hat Enterprise Linux 7.2 yang sudah di Start Evaluation pada postingan saya yang sebelumnya. Maka kali ini kita akan mendaftarkan subscription tersebut di server Red Hat yang sudah terinstall.

Oke sekilas jadi subscription ini untuk yang malas buka post saya yang sebelumnya, untuk dapat mempunyai sebuah subscription kita harus membelinya di Red Hat Authorized Partner, tetapi kita tetap bisa mendapatkan subscription berupa evaluation (trial) selama 30 hari.

So how do we get it?

Kita bisa membuat account di website official Red Hat. Untuk daftar ini kalian membutuhkan email bisnis bukan email umum (yahoo, gmail, outlook, hotmail, dll).

Mengaktifkan Subscription Evaluation

Step 1
Membuat akun Red Hat Untuk mendaftar Akun Red Hat kita bisa buka website official Red Hat di https://access.redhat.com, kemudian klik icon  lalu klik Register.


Ada 2 tipe disini, kalau Corporate untuk organisasi, jadi kita pilih Personal, akun tipe ini digunakan untuk sistem milik kita sendiri. (dasar jomblo 😅)


Untuk yang berbintang (*) wajib di isi yaa.
Berikutnya silahkan buat username dan masukan email serta password yang nantinya akan digunakan untuk login https://access.redhat.com.


Isi data perusahaan dan diri kalian ya.



Jangan lupa centang kolom I agree to the Red Hat Portals Terms of Use and Export Control Agreement, kemudian click SUBMIT.


Selanjutnya kita akan mengaktifkan subscription evaluation milik kita, click Download kemudian cari product Red Hat Enterprise Linux, click Start Evaluation.


Lalu click CONTINUE.


Click AGREE AND GET STARTED, untuk menerima aturan yang ada. (biasakan baca agreement ya teman teman 😏)


Activation Subscription Evaluation RHEL 7.2

Oke sekarang login ke server Red Hat, sebelumnya pastikan server sudah terkoneksi internet.

Ketik perintah dibawah ini untuk mendaftarkan server Red Hat kita.

[root@helmi ~]# subscription-manager register
Registering to: subscription.rhn.redhat.com:443/subscription
Username: helmi  #masukkan username yang didaftarkan di https://access.redhat.com
Password:   #masukkan password
The system has been registered with ID: 09e4090d-4f4a-462c-b31b-282625d2964d


Kemudian kita lihat subsciption yang sudah di register.


[root@helmi ~]# subscription-manager list --available
+-------------------------------------------+
    Available Subscriptions
+-------------------------------------------+
Subscription Name:   30 Day Red Hat Enterprise Linux Server Self-Supported Evaluation
Provides:            Red Hat Container Images Beta
                     Red Hat Beta
                     Oracle Java (for RHEL Server)
                     Red Hat Enterprise Linux Atomic Host Beta
                     Red Hat Container Images
                     Red Hat Enterprise Linux Server
                     Red Hat Enterprise Linux Atomic Host
SKU:                 RH00065
Contract:            11159817
Pool ID:             8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Provides Management: No
Available:           1
Suggested:           0
Service Level:       Self-Support


Lalu copy Pool ID nya (8a85f981582399f70158242ea62a01d5) lalu kita attach dengan perintah berikut.


[root@helmi ~]# subscription-manager attach --pool=8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Successfully attached a subscription for: 30 Day Red Hat


Setelah di attach kita lihat lagi subscription-nya, jika sudah ada tulisan Active: True maka RHEL 7.2 kalian sudah tersubscription.


[root@helmi ~]# subscription-manager list --consumed
+-------------------------------------------+
   Consumed Subscriptions
+-------------------------------------------+
Subscription Name:   30 Day Red Hat Enterprise Linux Server Self-Supported Evaluation
Provides:            Oracle Java (for RHEL Server)
                     Red Hat Enterprise Linux Atomic Host Beta
                     Red Hat Container Images
                     Red Hat Container Images Beta
                     Red Hat Enterprise Linux Atomic Host
                     Red Hat Enterprise Linux Server
                     Red Hat Beta
SKU:                 RH00065
Contract:            11159817
Account:             5803723
Serial:              6645403673204138149
Pool ID:             8a85f981582399f70158242ea62a01d5
Provides Management: No
Active:              True
Quantity Used:       1
...
Starts:              06/02/2017
Ends:                17/02/2017
System Type:         Physical


Jika sudah sekarang kalian dapat menjalankan perintah "yum" untuk install service yang ingin digunakan.

Semoga Bermanfaat 😄
Diposting oleh tutorial kito di 19.17 Tidak ada komentar:
Kirimkan Ini lewat EmailBlogThis!Bagikan ke XBerbagi ke FacebookBagikan ke Pinterest
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda
Langganan: Komentar (Atom)

Menu login


Mengenai Saya

tutorial kito
Lihat profil lengkapku

Arsip Blog

  • ►  2026 (1)
    • ►  Februari (1)
  • ►  2025 (62)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (1)
    • ►  Oktober (6)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (3)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (12)
    • ►  April (2)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (12)
    • ►  Januari (15)
  • ►  2024 (434)
    • ►  Desember (6)
    • ►  November (20)
    • ►  Oktober (80)
    • ►  September (69)
    • ►  Agustus (35)
    • ►  Juli (52)
    • ►  Juni (18)
    • ►  Mei (47)
    • ►  April (46)
    • ►  Maret (16)
    • ►  Februari (29)
    • ►  Januari (16)
  • ►  2023 (173)
    • ►  Desember (3)
    • ►  November (40)
    • ►  Oktober (11)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (17)
    • ►  Juli (9)
    • ►  Juni (21)
    • ►  Mei (8)
    • ►  April (17)
    • ►  Maret (5)
    • ►  Februari (25)
    • ►  Januari (12)
  • ►  2022 (136)
    • ►  November (6)
    • ►  Oktober (19)
    • ►  September (6)
    • ►  Agustus (21)
    • ►  Juli (14)
    • ►  Juni (21)
    • ►  Mei (9)
    • ►  April (5)
    • ►  Maret (3)
    • ►  Februari (26)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2021 (257)
    • ►  Desember (21)
    • ►  November (38)
    • ►  Oktober (15)
    • ►  September (22)
    • ►  Agustus (20)
    • ►  Juli (14)
    • ►  Juni (22)
    • ►  Mei (31)
    • ►  April (16)
    • ►  Maret (19)
    • ►  Februari (18)
    • ►  Januari (21)
  • ▼  2020 (431)
    • ►  Desember (16)
    • ►  November (53)
    • ►  Oktober (42)
    • ►  September (35)
    • ►  Agustus (51)
    • ►  Juli (54)
    • ►  Juni (24)
    • ►  Mei (27)
    • ►  April (19)
    • ►  Maret (41)
    • ►  Februari (37)
    • ▼  Januari (32)
      • BI-rstudio
      • MYSQL-itop error db ignore
      • MYSQL-remote DB
      • MV-move file tertentu
      • MOUNT-aouto mount centos7
      • RHEL-subscription aktifasi
      • MYSQL-backup restore db
      • ITOP-install
      • VM-convert vdi to vmdk
      • PSQL-set timezone
      • NTP-rubah jam
      • NTP-ganti time zone
      • DOCKER-copy file ke dlm kontainer
      • SSH-cange direktory ssh
      • BOWER-install
      • DOCKER-membuat docker registry
      • PHPPGADMIN-add multi server DB
      • DOCKER-setting network docker0 biar bs di akses
      • DOCKER-port exsport
      • DOCKER-Install
      • DOCKER-install magento2
      • NTP-client ubuntu 18server
      • PHP-upgrade php 7.0 ke 7.1
      • MAGENTO-install nginx php7.1
      • DOCKER-deploy web laravel
      • DOCKER-membuat custom images
      • DOCKER-backup & restore pgsql
      • AIX-cek space disk
      • DOCKER- link web dan php
      • PHP-test
      • SQL-SERVER 2014-instal
      • DOCKER-Custemimages dg docker files
  • ►  2019 (216)
    • ►  Desember (60)
    • ►  November (44)
    • ►  Oktober (16)
    • ►  September (5)
    • ►  Agustus (11)
    • ►  Juni (26)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (20)
    • ►  Maret (4)
    • ►  Februari (17)
    • ►  Januari (6)
  • ►  2018 (221)
    • ►  Desember (11)
    • ►  November (17)
    • ►  Oktober (2)
    • ►  September (34)
    • ►  Agustus (19)
    • ►  Juli (22)
    • ►  Juni (10)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (25)
    • ►  Maret (18)
    • ►  Februari (23)
    • ►  Januari (33)
  • ►  2017 (203)
    • ►  Desember (8)
    • ►  November (20)
    • ►  Oktober (25)
    • ►  September (33)
    • ►  Agustus (13)
    • ►  Juli (13)
    • ►  Juni (25)
    • ►  Mei (16)
    • ►  April (11)
    • ►  Maret (10)
    • ►  Februari (13)
    • ►  Januari (16)
  • ►  2016 (522)
    • ►  Desember (96)
    • ►  November (22)
    • ►  Oktober (41)
    • ►  September (29)
    • ►  Agustus (68)
    • ►  Juli (34)
    • ►  Juni (12)
    • ►  Mei (25)
    • ►  April (24)
    • ►  Maret (47)
    • ►  Februari (59)
    • ►  Januari (65)
  • ►  2015 (702)
    • ►  Desember (50)
    • ►  November (31)
    • ►  Oktober (48)
    • ►  September (19)
    • ►  Agustus (18)
    • ►  Juli (20)
    • ►  Juni (50)
    • ►  Mei (19)
    • ►  April (77)
    • ►  Maret (138)
    • ►  Februari (103)
    • ►  Januari (129)
  • ►  2014 (286)
    • ►  Desember (196)
    • ►  November (90)
Tema Sederhana. Diberdayakan oleh Blogger.